Contact Us

Name

Email *

Message *

Makna Istilah Kafir Dalam Al Qur’an (dalam pandangan dan Konteks Islam)

Makna Istilah Kafir Dalam Al Qur’an (dalam pandangan dan Konteks Islam)

Manusia di dunia ini banyak sekali kelebihan dan banyak sekali macam budayanya, akan tetapi dalam pandangan islam sendiri mengatakan bahwa manusia itu terbagi mejadi tiga golongan yaitu golongan kaum mukmin, golongan kafir dan golongan munafik. Nah untuk golongan mukmin ini yang nantinya akan mendapat tempat yang paling mulia di sisi allah dan merekalah yang akan menjadi manusia paling beruntung di akhir hayatnya nanti. Akan tetapi kita sebagai manusia pasti juga ada yang kafir dan munafik dan golongan inilah yang nantinya akan menjadi manusia paling di hukum oleh allah dan mereka yang akan mendapat tempat yang paling buruk di akhir kelak nanti dan itu sudah menjadi janji allah kepada seluruh umatnya.


Seperti judul ulasan ini bahwa ulasan ini akan mengulas mengenai istilah kafir dalam pandangan islam dan hal ini perlu Anda ketahui apa arti sejatinya dari kata kafir tersebut. Secara garis besarnya kafir dalam pandangan islam adalah seseorang yang tidak mengakui adanya allah dan tidak mengimani rukun islam dan mereka lebih cenderung hidup dengan gaya mereka sendiri atau bisa di bilang semau dia semasih mereka bisa nyaman dengan gaya hidup mereka. Dan hal ini jika di lihat dari segi manusia sangat sangat normal dan hal itu wajar karena kita di beri hak untuk memilih hidup kita, akan tetapi dalam islam hal itu tidak di anjurkan karena kemudian hari akan mencelakakan dirinya sendiri dan hal ini adalah bentuk kasih sayang allah kepada umatnya.

Dan di dalam islam sendiri telah mengatakan bahwa seseorang telah bisa di namakan orang muslim jika seseorang tersebut telah mengatakan dua kalimat syahadat dan dengan cara inilah dirinya sudah masuk dalam agama islam. Dan kita kembali ke topik pertama yaitu arti istilah kafir dalam pandagan islam, istilah kafir, dalam Al Qur’an pun cukup jelas diterangkan tentang makna kafir ini diantaranya dalam QS. 5 : 17 >> Allah mendefinisikan kafir seseorang jika : seseorang itu menyamakan Allah dengan Al Masih putra Maryam . QS. 5 : 72 >> Kafir bila mengatakan Allah yang tiga (Bapak, anak, roh khudus). QS. 18 : 100-101 >> Kafir itu adalah orang yang mata hatinya dalam keadaan tertutup (tidak mampu) dari memperhatikan tanda-tanda (kebesaran) Allah dan mereka tidak sanggup mendengar dan balasannya adalah jahannam.

Dari isi alqur’an tersebut sudah cukup jelas sekali bahwa seseorang bisa di katakan kafir jika seseorang tidak mau mengatakan dua kalimat syahadat maka mereka bisa di katakan kafir. Di dalam islam sendiri ada tiga golongan kafir:

1. Golongan yang berdamai dan membuat perjanjian,

2. Golongan yang berperang-termasuk orang munafik wajib untuk diperangi, karena sangat berbahaya dalam menghancurkan fikrah dan keberadaan Islam. Walau bukan kafir tapi ia wajib untuk dimusuhi,

3. Golongan yang dilindungi (ahluz-zimmah)-termasuk ahlul kitab, dan ahlul kitab yang mau beriman.

Nah dari di atas bisa kita lihat bahwa orang kafir bisa melihat dengan jelas bahwa orang kafir itu memang tidak mau mengatakan dua kalimat syahadat dan pada dasarnya mereka sudah di kunci hatinya oleh allah. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat untuk Anda dan semoga dengan ulasan di atas bisa menjadi ulasan yang bermanfaat untuk Anda . Selamat membaca.


No comments:

Back To Top