Contact Us

Name

Email *

Message *

9 Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir Untuk Pasangan Muda- Mudi

9 Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir Untuk Pasangan Muda- Mudi

Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir - Banyak orang tua yang baru rasa khawatir dan bingung dalam merawat bayi baru lahir. Selain itu juga akan menguras tenaga dan emosi para orang tua. Peran Bunda sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan si buah hati. Sebab  bunda mempunyai  peran besar dalam membentuk watak, karakter, dan pengetahuan seorang anak. Menjaga dan Merawat bayi baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Terlebih apabila baru mempunyai  anak yang pertama. Untuk itu, hal pertama yang harus diperhatikan yaitu  bagaimana orang tua mengelola supaya bayi ada tetap terjaga kesehatanya. Berikut ini akan kami bahas dan rangkum  9 Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir Untuk Pasangan Muda- Mudi yang bisa anda simak dibawah ini :

 
9 Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir Untuk Pasangan Muda- Mudi

Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir

1. Merawat dan Menjaga Kondisi Fisik.
Menjaga dan merawat bayi baru lahir biasanya kurang tidur, hindarilah mengkonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Supaya  untuk Tetap bisa   mengkonsumsi makanan yang sehat dan bisa memenuhi kebutuhan gizinya tercukupi seperti kebutuhan air harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar dan sehat. Tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Bunda. Mintalah pasangan untuk menggantikan posisi Bunda saat malam hari sementara waktu. Dan tidak lupa bacakan do’a pada saat  hendak tidur.

2. Menghilangkan  Rasa Takut.
Ketika melihat munggil dan lucunya si buah hati, ibu dan pasangan mungkin merasa khawatir tak sanggup menjaga dan merawatnya dengan baik karena rasa takut akan melukainya. Namun untuk kecemasan itu mungkin akan berkurang apabila hal tersebut dibicarakan bersama-sama, tertawa ceria bersama bayi dan pasangan anda, serta mengajak ngobrol kecil kepada buah hati. Pada akhirnya ibu akan  terbiasa dan memahami si buah hati anda.

3. Tunda Dahulu Pekerjaan Lain
Jangan terlalu memaksakan diri untuk merawat dan menjaga hal-hal yang biasa dilakukan sebelum kelahiran buah hati ibu. Seperti membersihkan seisi rumah dan mencuci pakaian supaya  tak terlalu lelah saat merawat dan menjaga bayi baru lahir.

4. Jangan Mengurung Diri
Jangan ragu untuk keluar rumah saat merawat bayi baru lahir. Bayi yang ribut  pada saat di dalam rumah, mungkin akan ceria pada saat diajak keluar rumah untuk sekedar jalan-jalan pagi menghirup udara segar dan sehat.  Sesekali biarkan teman-teman dan keluarga anda untuk  membantu mengasuh si bayi. Jangan menolak pada  saat mereka hendak menggendong bayi atau kegiatan lainnya yang bisa menghemat tenaga ibu.

5. Tahu Kapan Meminta Bantuan
Masa kecil buah hati ibu tak akan terulang dua kali. Oleh sebab  itu, nikmatilah setiap proses merawat dan menjaga si buah hati walaupun dapat dibilang itu sangat “merepotkan”. Walaupun begitu, ibu harus tetap mengetahui batasan diri sendiri. Apabila  memang tekanan yang ada sudah terasa sangat berat, mintalah bantuan dari ahlinya. ibu bisa meminta bantuan kepada keluarga, orang tua atau dokter untuk mendapatkan cara  merawat dan menjaga  kesehatan bayi baru lahir.

6. Untuk Menjaga Kebersihan dan Keamanan Bayi
Untuk bisa menjaga dan merawat  kebersihan tangan ibu dan keluarga saat hendak memegang atau menggendong bayi yang baru lahir. Cucilah tangan dahulu sebelum melakukan kontak langsung dengan bayi supaya mereka terhindar dari serangan kuman. Berhati-hatilah saat menggendong bayi, perhatikan pegangan ibu pada bagian kepala dan leher bayi. Jangan pernah mengguncang-guncang bayi pada saat membangunkan mereka karena dapat menyebabkan pendarahan otak. Sebaiknya biarkan hingga bayi itu terbangun atau bangunkan dengan membisikan do’a atau kata-kata yang halus. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyang bayi di lutut karena hal itu berbahaya.

7. Memandikan Bayi
Bayi baru lahir membutuhkan mandi setidaknya 2 kali dalam seminggu. Sebelum tali pusar copot, dianjurkan untuk memandikan bayi dengan spons. Memandikan bayi dengan memakai shampo dan sabun yang didesain khusus untuk kondisi kulit bayi. Benda-benda pendukung lain yang wajib dimiliki untuk memandikan bayi baru lahir merupakan  handuk lembut, kain waslap, dan bak mandi bayi.

8. Mengganti Popok Bayi
Mengganti popok merupakan  salah satu perawatan bayi yang dianggap susah untuk  Bunda yang baru pertama melahirkan buah hati. Mungkin ibu akan menggati popok hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dengan asupan yang diterima bayi. Bayi yang terpaksa diberi susu formula sejak lahir mempunyai  frekuensi kencing lebih tinggi dibandingkan bayi yang di beri ASI. Standar pemberian ASI selama usia bayi 2 tahun. Sementara itu mengenai buang air besar, abyi melakukannya pertama kali setelah sehari atau 2 hari kelahirannya. Kotoran bayi baru lahir yang baik berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan bayi saat berada dalam janin.

9. Memberi Susu
Pada umumnya, bayi yang baru lahir harus diberi susu antara 8 – 15 kali dalam sehari. Hal ini terjadi karena kapasitas pertu bayi masih sangat kecil. Dalam proses menyusui, usahakan untuk melakukannya dengan posisi yang bergantian supaya  Ibu turut merasa nyaman adan aman. Lakukan menyusui sesering mugkin dengan porsi yang cukup tanpa harus menunggu bayi ibu menangis atau bertetiak terlebih dahulu. Pada saat menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tak berada dalam posisi yang tepat untuk meneguk cairan. Tetapi  dengan seiringnya waktu, bayi dan ibu akan makiin menguasai proses ini.

Kebahagiaan di dalam keluarga dengan kehadiran buah hati jangan sampai terganggu dengan rutinitas perawatannya. Dengan memperhatikan hal-hal terkait ibu dan bayi di atas, proses menjaga dan merawat bayi baru lahir dapat menjadi lebih menyenangkan.
Demikian artikel yang dapat kami sampaikan tentang 9Tips Menjaga dan Merawat Bayi Baru Lahir Untuk Pasangan Muda- Mudi yang bisa anda jadikan referensi untuk menambah wawasan anda dan juga anda bisa praktikkan dirumah. Terima kasih telah berkunjung dan membacanya


Loading...


No comments:

Post a Comment

Back To Top